Pengaruh pemanfaatan platform digital dalam sosialisasi dan pendampingan instrumen pengawas terhadap kinerja kepala sekolah di SMA Kabupaten Nganjuk
DOI:
https://doi.org/10.69866/dp.v20i2.604Abstract
Transformasi digital dalam pendidikan mendorong evolusi praktik supervisi sekolah dari pendekatan konvensional ke digital. Meskipun kepala sekolah dituntut untuk beradaptasi dengan sosialisasi dan pendampingan berbasis platform digital, implementasi di lapangan masih menunjukkan kesenjangan dalam pemanfaatan teknologi secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh sosialisasi digital dan pendampingan digital oleh pengawas sekolah terhadap kinerja kepala sekolah di SMA Kabupaten Nganjuk. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain asosiatif. Populasi mencakup seluruh 26 kepala SMA (negeri dan swasta) di Kabupaten Nganjuk, dengan teknik total sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner skala Likert yang telah teruji validitas dan reliabilitas. Analisis data dilakukan dengan regresi linier berganda, didahului uji asumsi klasik. Hasil analisis menunjukkan hubungan positif signifikan antara sosialisasi digital dan kinerja kepala sekolah (r = 0,673; p < 0,01) serta antara pendampingan digital dan kinerja kepala sekolah (r = 0,692; p < 0,01). Hasil regresi mengonfirmasi pengaruh positif kedua variabel, dengan pendampingan digital memberikan kontribusi lebih kuat. Pemanfaatan platform digital dalam supervisi pendidikan terbukti signifikan meningkatkan kinerja kepala sekolah. Oleh karena itu, disarankan agar pengawas sekolah dan dinas pendidikan mengoptimalkan strategi sosialisasi dan pendampingan digital yang sistematis dan berkelanjutan guna mendukung keberhasilan implementasi Kurikulum Merdeka
Downloads
References
Chasanah, N., Dedi, A., & Rofiyati, N. J. (2025). Manajemen sekolah dalam implementasi pengelolaan kinerja di platform merdeka mengajar: studi kasus guru dan kepala sekolah jenjang Sekolah Dasar di Kecamatan Siluq Ngurai. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 10(2), 329-339.
Davis, F. D. (1989). Technology acceptance model: TAM. Al-Suqri, MN, Al-Aufi, AS: Information Seeking Behavior and Technology Adoption, 205(219), 5.
Hastuti, R., Johar, P., & Taufani. (2025). Effectiveness of principals’ supervision and the learning performance of high school teachers through digital-based PLC. Indonesian Research Journal in Education |IRJE, 9(01), 146-163. https://doi.org/10.22437/irje.v9i01.37112
Hidayat, R., & Patras, Y. E. (2024). Digital leadership of school principals in Indonesia: Strategic interventions needed. Pedagogia: Jurnal Ilmiah Pendidikan, 16(1), 32-42.
Huda, N., Prasetyo, A., & Lestari, I. (2021). Digital mentoring in educational supervision. Journal of Educational Leadership, 12(1), 55–68. https://doi.org/10.1080/17496535.2021.1877685
Kemendikbudristek. (2023). Statistik Pendidikan Indonesia 2023. Kementerian Pendidikan.
Kustomo, K. (2025). The Role of School Principals in Improving Teacher Performance Through the Merdeka Mengajar Platform. Digital Innovation : International Journal of Management, 2(1), 88-100. https://doi.org/10.61132/digitalinnovation.v2i1.176
Marginingsih, P., Kusumaningsih, W., & Violinda, Q. (2025a). Digitalization Management in Schools: A Strategic Framework for Enhancing Academic Quality. Jurnal Paedagogy, 12(2), 391-400.
Marginingsih, P., Kusumaningsih, W., & Violinda, Q. (2025b). Manajemen Digitalisasi Sekolah Untuk Meningkatkan Mutu Akademik Di SMA Negeri 1 Karangrayung. Cetta: Jurnal Ilmu Pendidikan, 8(2), 312-327.
Rahmawati, D., Nugroho, S., & Putri, R. (2022). The effectiveness of digital supervision in school management. Indonesian Journal of Education Studies, 9(2), 101–115. https://doi.org/10.21009/ijes.92.05
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Lely Farida Widyastuti

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
1. Hak cipta atas artikel apa pun dipegang oleh penulisnya.
2. Penulis memberikan jurnal, hak publikasi pertama dengan karya yang dilisensikan secara bersamaan di bawah Lisensi Atribusi Creative Commons yang memungkinkan orang lain untuk membagikan karya dengan pengakuan atas kepenulisan dan publikasi awal karya tersebut dalam jurnal ini.
3. Penulis dapat membuat pengaturan kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif dari versi jurnal yang diterbitkan dari karya tersebut (misalnya, mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan dari publikasi awalnya di jurnal ini.
4. Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting karya mereka secara online (misalnya, di repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengiriman, karena hal itu dapat mengarah pada pertukaran yang produktif, serta kutipan yang lebih awal dan lebih besar dari karya yang diterbitkan.
5. Artikel dan materi terkait yang diterbitkan didistribusikan di bawah Lisensi Internasional Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0


.png)
